6+ Persyaratan yang Harus Dipenuhi Franchisor dalam Program Franchise
6+ Persyaratan yang Harus Dipenuhi Franchisor dalam Program Franchise

6+ Persyaratan yang Harus Dipenuhi Franchisor dalam Program Franchise

Meskipun kamu memiliki usaha, namun bukan berarti, kamu dengan mudah bisa membuat sebuah program franchise (kemitraan). Setidaknya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi franchisor dalam program franchise tersebut. Ingin tahu, persyaratan apa saja yang dimaksud? Ikuti penjelasannya berikut ini!

Persyaratan yang Harus Dipenuhi Franchisor dalam Program Franchise

Pada umumnya, setiap pelaku usaha bisa membuat sebuah program franchise. Hanya saja, dalam pelaksanannya, ada 6 persyaratan yang sebelumnya harus dipenuhi pemilik usaha, ataupun calon franchisor, agar usahanya bisa dikatakan layak untuk dijadikan usaha/bisnis franchise.

Dimana 6 persyaratan yang harus dipenuhi franchisor dalam program franchise tersebut antara lain:

1.Memiliki Ciri Khas                

Persyaratan pertama yang harus dipenuhi oleh franchisor agar usahanya bisa menjadi usaha franchise, yaitu franchisor tersebut harus bisa meyakinkan calon franchisee bahwa usaha yang dijalani memiliki ciri khas yang unik, yang berbeda dengan jenis usaha lainnya. Dengan demikian, calon franchisee akan tertarik untuk bergabung ke dalam program franchise yang ditawarkan oleh franchisor tersebut.

2. Memiliki SOP yang Jelas dan Terstruktur  

Bukan hanya franchisor dari program franchise saja. Setiap pelaku usaha hendaknya memiliki Sistem Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan terstruktur mengenai usaha yang dijalankannya. Apalagi dengan usaha franchise yang memiliki jangkauan pasar yang lebih luas ini, maka penentuan SOP yang jelas dan terstruktur ini mutlak dilakukan.

Untuk menentukan SOP ini, setidaknya ada beberapa tahapan yang perlu dilalui oleh franchisor. Antara lain:

  • Tahapan pembentukan tim
  • Tahapan pembagian tugas
  • Tahapan untuk mendokumentasikan kegiatan usaha
  • Tahapan dalam penyusunan alur dan instruksi kerja, serta sejumlah formulir pendukung lainnya
  • Tahapan untuk berdiskusi antar tim serta melibatkan pelaksana SOP dalam setiap pembahasan
  • Tahapan uji coba, dan juga
  • Tahapan evaluasi
Baca Juga  Perbedaan Franchise Fee dan Royalty Fee dalam Program Franchise

3. Brand/Merk Franchise Telah Terdaftar di HKI     

Persyaratan franchisor untuk membuat program franchise selanjutnya yaitu dengan mendaftarkan brand/merk dari franchise yang kamu jalankan ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan franchise lain menggunakan brand/merk yang kamu miliki tersebut.

4. Memiliki Catatan Keuangan yang Lengkap

Sama halnya dengan SOP, setiap pemilik usaha hendaknya memiliki catatan keuangan yang lengkap. Sehingga kamu bisa mengetahui perkembangan dari usaha yang kamu jalankan. Hal ini juga berlaku saat kamu ingin membuat sebuah program franchise.

Dimana adanya catatan keuangan yang lengkap ini menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi franchisor, agar usaha yang dimilikinya bisa menjadi usaha franchise. Sekaligus bisa membuat program franchise.

5. Melengkapi Sejumlah Dokumen

Persyaratan lainnya yang perlu dipenuhi franchisor untuk membuat program franchise yaitu dengan melengkapi sejumlah dokumen. Dimana dokumen yang dimaksud meliputi:

  • Dokumen pra-kontrak, seperti dokumen hukum, identitas dari pemilik usaha, struktur organisasi, riwayat bisnis, audit neraca dalam 2 tahun, serta daftar dan jumlah franchise (bila ada)
  • Dokumen administratif, yang meliputi formulir pengajuan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba, fotokopi identitas pemilik usaha dan izin usaha, fotokopi perjanjian usaha, fotokopi prospektus penawaran franchise, fotokopi akta pendirian usaha, fotokopi NPWP, bukti keanggotaan BPJS, daftar komposisi barang yang digunakan dalam program franchise, serta surat kuasa bermaterai (bila ada)

6. Memenuhi Persyaratan Teknis Lainnya

Selain persyaratan diatas, persyaratan lainnya yang termasuk ke dalam 6+ persyaratan yang harus dipenuhi franchisor dalam program franchise selanjutnya yaitu dengan memenuhi persyaratan teknis. Dimana persyaratan teknis ini meliputi:

  • Menyertakan surat rekomendasi dari Dinas Perdagangan
  • Menyerahkan bukti bahwa franchisor tersebut telah menjalin kerjasama dengan sejumlah usaha kecil dan menengah lainnya, serta
  • Menyerahkan bukti bahwa hampir 80% peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam program franchise tersebut merupakan buatan dalam negeri
Baca Juga  20 Ide Nama Usaha Cemilan yang Unik dan Menarik

Itu dia 6+ persyaratan yang harus dipenuhi franchisor dalam program franchise. Barulah jika sejumlah persyaratan tersebut telah dipenuhi, maka franchisor bisa melakukan penghitungan franchise fee dan royalty fee dengan menggunakan 3+ Cara Menentukan Besaran Franchise Fee dan Royalty Fee.