cara menghitung harga jual jus buah
Unsplash/Mateusz Feliksik

Ini Cara Menghitung Harga Jual Jus Buah yang Gampang, Anti Boncos!

BacaTimes.com – Saat baru mulai membuka bisnis sebagai penjual jus buah alangkah baiknya jika Anda mengetahui cara menghitung harga jual jus buah, termasuk risiko, keuntungan, dan kerugiannya.

Hal tersebut perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis tersebut karena saat ini sangat digemari oleh berbagai kalangan. Lalu bagaimana cara menghitung harga jual jus buah tersebut?

Saat kemarau pasti banyak orang yang merasa haus. Jus buah yang mengandung banyak vitamin dan serat merupakan minuman favorit berbagai kalangan dalam melepas dahaga.

Jadi, membuka bisnis jus buah sangat berpeluang pada musim kemarau. Akan tetapi, para pebisnis kebanyakan belum mengetahui bagaimana cara menghitung harga jual jus buah.

Untuk itu, supaya usahamu bisa lebih baik, yuk simak tips dan triknya.

Langkah-Langkah Cara Menghitung Harga Jual Jus Buah

Simak ulasan di bawah ini untuk Anda yang mulai bisnis dengan menjual jus buah dengan menentukan berbagai perhitungan. Berikut adalah contoh langkah-langkah dalam menghitung dan menentukan berbagai komponennya.

1. Tentukan Persentase Keuntungan Dengan Menyesuaikan Target Pasar

Langkah pertama sebelum melakukan cara menghitung harga jual jus buah, Anda harus menentukan harga jual jus buah tersebut dan berapa harga pokok produksinya.

Harga pokok produksi merupakan hasil penjumlahan keseluruhan dari biaya-biaya yang dikeluarkan dan nantinya akan dibagi dengan total porsi.

Baca Juga  Cara Mendaftar Menjadi Agen LPG 3Kg

Akan tetapi, sebelum menghitung harga jus, Anda juga perlu menentukan target pasar jus buah yang akan dibidik.

Hal tersebut perlu dilakukan agar Anda lebih mudah menentukan berapa persentase keuntungan yang ingin Anda dapatkan.

Contohnya, Anda ingin menjualnya di area wisata atau kampus. Target penjualan di kampus adalah para mahasiswa dan rata-rata mereka tidak memiliki banyak uang.

Jadi, Anda tidak perlu mematok harga yang terlalu tinggi. Lebih baik, ambil persentase keuntungan sebanyak 50% saja. Itu pun sudah lebih dari cukup untuk mendapatkan keuntungan.

2. Tentukan Perhitungan Semua Biaya Bahan Baku

Langkah kedua sebelum Anda mengetahui cara menghitung harga jual jus buah adalah mengetahui juga biaya bahan bakunya.

Pasalnya, biaya bahan baku merupakan salah satu komponen dari perhitungan biaya harga pokok produksi atau HPP.

Jadi, untuk mengetahui nilai HPP semua biaya bahan baku untuk membuat berbagai jus buah jeruk harus dihitung.

Misal, Anda mengasumsikan harga 1 kg jeruk adalah Rp20.000, gula 1 kg Rp12.000, dan air minum 2,5 liter Rp3.000. Ketika semuanya dijumlahkan, biaya bahan baku adalah Rp20.000 + Rp12.000 + Rp7.500 = Rp39.500.

Hal ini perlu Anda lakukan untuk perhitungan biaya bahan baku dalam sehari.

3. Hitung Jumlah Keseluruhan Biaya Bahan Pendukung

Cara menghitung harga jual jus buah yang ketiga dengan menghitung biaya bahan pendukung lainnya.

Dalam komponen harga pokok produksi, bukan hanya biaya bahan baku saja yang harus dihitung melainkan juga biaya pendukung lain.

Bahan pendukung ini termasuk berbagai macam buah, gelas cup, sedotan, dan lainnya.

Saat diestimasikan, harga gelas plastik satuan adalah Rp125. Artinya, jika ada sepuluh gelas cup maka 125 x 10 = maka Rp1.250.

Baca Juga  8 Tanaman Ini Bisa Jadi Peluang Usaha Budidaya Tanaman Hias

Untuk sedotan, harga satuannya adalah Rp25. Artinya, Rp25 x 10 = Rp250 dan jika dihitung, jumlah biaya pendukung seperti gelas cup dan sedotan di atas Rp1.250 + Rp250 = Rp1.500.

4. Hitung Biaya Tenaga Kerja

Cara menghitung harga jual jus buah berikutnya, Anda harus memerhatikan biaya tenaga kerja yang Anda gunakan. Pasalnya, biaya tenaga kerja juga termasuk salah satu komponen harga pokok produksi yang penting.

Misalnya, Anda mengestimasikan gaji karyawan sebesar Rp5.000 per jam dengan total jam kerja sebanyak 8 jam. Maka, jika dihitung selama 1 bulan biaya yang harus dikeluarkan adalah sekitar 1 juta rupiah.

Jika gambaran waktu untuk membuat 1 cup jus buah adalah 15 menit, perhitungannya akan seperti berikut ini: 10 x 15 = 150 menit atau 2, 5 jam.

Jadi, rincian biaya tenaga kerja yang harus dikeluarkan adalah Rp5000 x 2,5 = Rp12.500.

5. Hitung Biaya Overhead (Listrik dan Penyusutan)

Langkah yanh harus Anda lakukan sebelum menerapkan cara menghitung harga jual jus buah yaitu menghitung biaya overhead seperti biaya listrik dan penyusustan lainnya.

Berikut adalah contoh asumsi yang bisa Anda jadikan referensi dalam perhitungannya.

Misalkan, pemakaian listrik per bulan adalah 70 kWh x Rp650 = Rp45.500.

Jadi, perhitungan dalam per harinya yaitu Rp45.500 : 25 = Rp1.820 sedangkan per jamnya adalah Rp1.820 : 8 = Rp227,5 x 2,5 = Rp569.

Biaya penyusutan yang harus dihitung salah satunya adalah  gerobak. Misalnya, harga perolehan adalah Rp2,5 juta dengan masa pakai 4 tahun. Jadi, Rp2.500.000 : 4 : 12 = Rp52.083 perbulan, dan jika dihitung per hari, biayanya adalah Rp1.736.

Biaya penyusutan lain ada pada dispenser. Misalkan, harga perolehan adalah Rp500.000 dengan masa pakai selama 4 tahun. Jadi, Rp500.000 : 4 : 12 = Rp347 per bulannya, sedangkan per hari seharga Rp12.

Baca Juga  Berapa Modal untuk Usaha Jual Beli Pulsa?

Jika dijumlahkan, semua biaya penyusutan adalah Rp1.736 + Rp12 = Rp1.748.

Dengan demikian, biaya overhead yang diperlukan adalah Rp569 + R1.748 = Rp2.317.

6. Hitung Total Nilai HPP (Harga Pokok Produksi)

Keseluruhan nilai dari harga pokok produksi dihitung dengan menambahkan semua komponen biaya lalu dibagi dengan total porsi jus dengan contoh perhitungan sebagai berikut: Rp39.500 + Rp1.500 + Rp12.500 + Rp2.317 = Rp55.817. Setelah dibagi dengan sepuluh cup maka hasilnya menjadi Rp5.582.

7. Hitung Harga Jual Jus Buah

Nah, jika sudah mengetahui berapa harga pokok produksi per cup jus buah, selanjutnya Anda bisa mulai cara menghitung harga jual juas buah.

Pada penjelasan di atas, sudah ditentukan bahwa persentase keuntungan yang diinginkan adalah 50% dari harga pokok produksi.

Selanjutnya, Anda perlu memerhatikan contoh perhitungan di bawah ini.

Rp5.582 + (Rp5.582 x 50%) = Rp8.373

Jadi, harga jual jus buah yang ditetapkan adalah sekitar Rp8.373.

Itulah penjelasan tentang bagaimana cara menghitung harga jual jus buah. Sudah jelas bahwa langkah pertama harus Anda cari dulu harga pokok produksinya, kemudian bisa dikalikan dengan presentase keuntungan yang Anda inginkan.

Penutup

Demikianlah ulasan tentang cara menghitung harga jual jus buah yang bisa Anda jadikan referensi dalam membuka sebuah bisnis menjual jus buah.

Perhitungan di atas hanya sebuah contoh dari penjualan jus buah jeruk saja. Jika Anda ingin mencoba berbagai buah maka cukup mengubah harga bahan baku saja.

Terima kasih telah membaca artikel ini sampai akhir. Nantikan informasi menarik lainnya dari BacaTimes. Selamat mencoba.

***